Contact
Tips Agar Aplikasi P2P Kamu DIlirik Investor

Tips Agar Aplikasi P2P Kamu DIlirik Investor

Peer to peer lending atau P2P mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, masih banyak orang yang belum memahami apa itu peer to peer lending. Namun dengan kemudahaan akses internet dan perkembangan dunia digital, di harapkan peer to peer lending dapat diketahui oleh  masyarakat dengan mudah. Pada dasarnya peer to peer lending sendiri adalah salah satu bentuk dari industrI fintech, yang memberikan solusi keuangan secara digital.

Konsep dari P2P sendiri adalah, suatu marketplace yang akan menghubungkan peminjam dengan para pemberi pinjaman atau investor secara online. Dengan adanya P2P lending, orang-orang bisa mengajukan pinjaman mereka secara online dengan mudah. Hanya dengan menggunakan gadget yang kita punya, kita bisa langsung mendaftar untuk mengajukan pinjaman.

Selain prosedur yang dilakukan secara olnline, banyak perbedaan yang ada pada P2P lending dengan lembaga keuangan lainnya. DI P2P lending kita bisa meminjam dana tanpa jaminan, berbeda dengan lembaga keuangan yang biasa menggunakan jaminan untuk peminjam dana. Namun, permasalahannya adalah banyak aplikasi pinjaman P2P yang tidak berhasil mendapatkan dana dari investor. Banyak faktor yang membuat aplikasi pinjaman tidak dilirik oleh investor, sehingga banyak peminjam yang tidak mendapatkan dana mereka. Berikut ini ada beberapa tips untuk kamu yang ingin meminjam melalui P2P, agar aplikasi yang kamu ajukan dilirik oleh investor:

  1. Memenuhi Syarat Peminjam

Sebelum mendaftar dan mengajukan aplikasi pinjaman, ada baiknya kamu memenuhi syarat sebagai peminjam terlebih dahulu. Karena jika tidak, maka akan terjadi ketidaksesuaian pada formulir dan aplikasi yang akan kamu ajukan. Pastikan kamu memenuhi syarat peminjam mulai dari umur, pemasukkan yang kamu miliki, Pekerjaan, Tempat Domisili, dan sebagainya.

 

  1. Pastikan Seluruh Formilir yang DI isi Lengkap

Ketika kamu mendaftarkan diri untuk membuat akun P2P, kamu harus memastikan telah mengisi seluruh formulir dengan baik. Dengan mengisi seluruh formulir, akan membuat akun P2P kamu lebih jelas dan terpercaya. Karena investor sendiri sebelum memberikan pinjaman, akan melihat profil kamu terlebih dahulu apakah terpercaya atau tidak.

 

  1. Kelengkapan Dokumen

Jika kamu telah mendaftarkan akun P2P, biasanya kamu akan dimintakan dokumen yang sesuai dengan aplikasi pinjaman kamu. Upload seluruh dokumen yang diminta dengan baik, dan jangan sampai ada dokumen yang belum kamu upload. Karena pihak P2P tidak akan bisa mengajukan aplikasi kamu ke investor, jika data yang kamu upload belum lengkap. Pastikan juga dokumen yang kamu upload seusuai dan tidak salah. Dalam mengupload dokumen, dokumen yang kamu miliki harus jelas dan dapat dilihat.

 

  1. Buat Deskripsi Alasan Meminjam Sejelas Mungkin

Satu lagi yang menjadi sangat penting adalah deskripsi alasan meminjam kamu, harus ditulis dengan sejelas mungkin agar investor bisa mengetahui alasan kamu meminjam dana tersebut. Dalam deskripsi yang kamu buat, kamu juga harus bisa meyakinkan investor agar memberikan pinjaman kepada kamu. Oleh karena itu gunakan bahasa yang mudah dimengerti , pada deskripsi alasan kamu meminjam.

 

Ajukan Aplikasi Pinjaman P2P DI Sofis

Dengan mengikuti seluruh tips yang ada diatas,semoga  dapat membuat aplikasi pinjaman P2P kamu dilirik oleh investor. Kamu bisa mengikuti tips tersebut, dan mendaftarkan diri untuk mengajukan pinjaman pada perusahaan peer to peer lending. Salah satu perusahaan P2P lending di Indonesia adalah Sofis.id, kamu bisa mendaftarkan diri dan mengajukan aplikasi pinjaman melalui P2P sofis.id. Di sofis sendiri banyak pinjaman yang dapat diajukan dari mulai Pinjaman Karyawan, Pinjaman Kartu Kredit, Pinjmanan Renovasi Rumah, Pinjaman Modal Usaha, Pinjamnan Mikro, dan lain sebagainya. Silahkan bergabung dengan sofis, yang akan memberikan solusi pinjaman P2P kamu.

Comments

comments