Contact
Potret Pebisnis Wanita Di Indonesia

Potret Pebisnis Wanita Di Indonesia

Bisnis UKM di Indonesia makin lama makin menunjukkan taringnya. Indonesia bahkan bisa bertahan terhadap gelombang krisis global yang terjadi pada tahun 2008 lalu karena perekonomian Indonesia banyak yang digerakkan oleh sektor UKM dan bukannya pasar modal. Karena itu tidak heran apabila makin banyak masyarakat Indonesia yang tertarik untuk terjun dalam dunia usaha, membangun bisnisnya sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Ada data yang cukup menarik di tengah maraknya kemunculan berbagai jenis usaha baru di Indonesia. Yaitu ternyata sepertiga dari jumlah UKM yang ada di Indonesia dimiliki oleh wanita, data ini dinyatakan oleh studi International Finance Corporation. Semangat kaum wanita untuk jadi pelaku pemberdayaan UKM ini tentu bukannya tanpa hambatan? Berikut adalah potret pengusaha wanita di Indonesia dilihat dari hambatan yang ada.

    1.Masih banyak yang ragu untuk mulai

Emansipasi wanita di Indonesia memang sudah berkembang dan banyak wanita yang bisa mandiri menghasilkan pendapatannya sendiri. Namun, masih banyak wanita yang ragu untuk investasi dan mengeluarkan modal untuk usaha karena mind set yang masih tradisional. Keraguan biasanya datang dari mind set yang masih menganggap bahwa mencari nafkah dan penghasilan adalah urusan laki-laki, wanita juga punya sifat yang cenderung tidak sebegitu berani mengambil resiko ketimbang pria. Padahal, untuk menjalankan bisnis memang membutuhkan keberanian untuk mengambil resiko. Bisnis UKM yang bergantung pada perilaku pasar dan peluang juga berpotensi untuk mendatangkan pendapatan yang tidak tetap sehingga masih banyak wanita yang belum berani untuk mengambil resiko ini

   2.Kurang percaya diri dengan ide bisnis

Salah satu faktor yang membuat para wanita masih ragu untuk masuk ke bisnis UKM adalah kurangnya kepercayaan diri dalam mencari ide bisnis yang menguntungkan. Padahal, ide bisnis bisa datang dari mana saja bahkan dari hobi. Misalnya Anda punya hobi di bidang kecantikan Anda bisa berinvestasi untuk mengembangkan bisnis di dunia kecantikan. Berbisnis di bidang yang sekaligus jadi hobi dan passion bisa membantu pengusaha untuk memotivasi dalam terus mencari cara mengembangkan bisnisya termasuk salah satunya adalah dengan mengikuti peer to peer lending yaitu investasi dana pinjaman yang menjadi solusi bagi kebutuhan dana UKM.

   3.Tanggung jawab di keluarga

Bagi wanita yang sudah berumah tangga, menjalankan bisnis UKM mungkin bukan prioritas. Namun dengan punya bisnis, Anda bisa mendatangkan penghasilan yang baru untuk kesejahteraan keluarga dan membantu meringankan beban suami. Lagipula, wanita punya bakat alami untuk melakukan multitasking, Anda pun bisa memilih bisnis yang bisa dikerjakan secara sampingan sehingga tidak perlu meninggalkan tanggung jawab sebagai pengurus rumah tangga.

   4.Akses pinjaman modal yang sulit

Susahnya mendapatkan pinjaman usaha jadi faktor yang membuat dunia UKM masih didominasi oleh laki-laki. Padahal kini sudah ada skema pinjaman yang bisa menjadi alternatif pinjaman selain bank untuk mendanai modal UKM Anda. Bergabunglah dengan SOFIS dan dapatkan kesempatan untuk mendapatkan dana dari para investor dengan bunga yang sesuai dengan kriteria UKM dan sistem pembayaran yang lebih mudah dan aman. Dengan bergabung dengan SOFIS yang merupakan marketplace pinjaman berkembang di Indonesia, Anda bisa mengajukan pinjaman untuk UKM Anda tanpa harus menadakan pertemuan dengan para investor, tanpa harus melewati proses penilaian yang ribet dan lama. Dengan adanya SOFIS, tidak ada lagi alasan sulit mendirikan usaha karena tidak punya modal.

Comments

comments