Contact
4 Ide untuk Mempertahankan Karyawan dari Bajakan Kompetitor

4 Ide untuk Mempertahankan Karyawan dari Bajakan Kompetitor

Sumber daya manusia yang berkualitas tentu menjadi aset sebuah perusahaan yang paling penting. Maka dari itu tidak heran apabila banyak perusahaan rela mengeluarkan budget yang besar untuk membayar karyawannya yang punya kontribusi besar dan berperan penting agar tetap bertahan di perusahaan tersebut. Tapi nyatanya, gaji yang besar bukan jaminan Anda tidak akan kehilangan karyawan terbaik Anda. Tentunya Anda ingin agar kinerja perusahaan tetap maksimal yang didukung oleh para karyawan terbaik di perusahaan. SOFIS berikan tips berikut untuk mempertahankan karyawan unggulan Anda dari godaan perusahaan competitor berikut ini.

  1. Beban kerja sesuai dengan kapasitas

Karyawan yang berkualits biasanya memiliki ciri bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu dengan hasil yang optimal. Hal ini biasanya disalahgunakan oleh atasannya dengan memberikan pekerjaan yang lebih banyak dengan harapan lebih banyak pekerjaan yang bisa selesai lebih cepat dengan menambah beban kerja karyawan. Padahal hal ini bisa mengurangi kualitas kinerja karyawan tersebut dan pada akhirnya ia akan merasa sangat terbebani dan memutuskan untuk menerima tawaran posisi dari perusahaan kompetitor karena job desk-nya jelas dan karyawan tersebut merasa bisa bekerja dengan lebih nyaman.

  2. Memberikan reward

Siapa yang tidak kesal jika beban kerja ditambah, dikerjakan dengan baik, tapi tidak ada pengakuan dari atasan? Saran dari SOFISadalah bermurah hati kepada karyawan yang berprestasi bisa membuat suasana kerja menjadi lebih nyaman untuk karyawan dan bisa memberikan motivasi agar terus produktif. Berikan reward kepada karyawan Anda sesuai dengan pencapaian yang dilakukan. Reward bisa berupa hanya memberikan penghargaan sebagai karyawan terbaik bulan itu, memberikan tambahan jatah cuti, memberikan fasilitas tambahan pada ruang kerja, kenaikan gaji, memberikan bonus, dan lain sebagainya. Tunjukkan bahwa perusahaan merasa beruntung dan menghargai karyawan sebagai aset yang sayang jika dilepas.

  3. Memasangkan dengan partner yang tidak cocok

Agar kinerja perusahaan bisa meningkat memang dibutuhkan kerjasama tim. Membentuk sebuah tim tidak bisa hanya berdasarkan alasan siapa yang sedang tidak ada kerjaan atau sedang luang. Membentuk tim yang efektif dibutuhkan pertimbangan dinamika kerja yang akan terjadi. Apabila seorang karyawan yang perfeksionis dipasangkan dengan karyawan yang suka menunda maka bisa jadi kerjasama tim tidak akan berjalan dengan baik. Akibatnya timbul rasa tidak nyaman dari masing-masing anggota tim yang apabila Anda biarkan saja bisa membuat karyawan Anda kabur ke perusahaan lain.

  4. Berikan ruang untuk berkembang

Karyawan biasa yang sudah puas dengan besar gaji dan posisinya sekarang mungkin sudah merasa nyaman dengan beban kerja yang diberikan. Beda dengan karyawan yang masih punya passion untuk terus meningkatkan produktivitas dan mudah bosan dengan rutinitas. Apabila perusahaan tidak punya ruang bagi karyawan untuk berkembang dan mendapatkan posisi serta pencapaian yang lebih tinggi, maka tidak heran apabila karyawan tersebut akan mencarinya ke perusahaan lain.

 

Comments

comments